Ki Hajar Dewantara
Bernama asli Raden Mas Soeward
Suryanngrat.Pria yang di juluki sebagai bapak pendidikan Nasional Indonesia.Dia
lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 dan berasal dari keluarga pakualaman, beliau
adalah putra dari GPH Soeryaningrat dan cucu dari Pakualam III .
Ki
Hajar Dewantara mengawali pendidikannya di Sekolah Dasar ELS (Sekolah Belanda
yang ada di Indonesia).Setelah lulus dari ELS beliau melanjutkan ke STOVIA(Sekolah Dokter Bumi Putra) tetapi
tidak sampai tamat karena jatuh sakit. Pendidikan Ki Hajar Dewantara yang
terakhir adalah Europeescheakte di Belanda.
Pada
tahun 1919 beliau kembali ke Indonesia dari perasingan dan langsung bergabung sebagai guru di sekolah
yang didiririkan oleh saudaranya.Pengalaman yang bliau dapat dari mengajar di gunakan untuk
membuat sebuah konsep baru mengenai pengajaran pada sekolah yang beliau dirikan
sendiri pada tanggal 3 Juli 1922.Sekolah tersebut bernama National Onderwis Instituut
Taman Siswa yang kita kenal
sebagai Taman
Siswa.Diusia 40 tahun beliau mengubah namanya dari Raden Mas Soewardi
Soeryaningrat menjadi Ki Hajar Dewantara,hal ini dimaksudkan agar beliau lebih dekat dengan
rakyat pribumi.
Beliau juga membuat terkenal sampai sekarang di pakai dalam dunia
pendidikan Indonesia.
“Ing
madya mangun karso”{didepan memberi contoh}
“Ing
madya mangun karso”{di tengah memberi semangat }
“Tutwuri
handayani”{di belakang memberi dorongan}
Selepas
kemerdekaan bangsa Indonesia pada tahun 1945,Ki Hajar Dewantara kemudian di
angkat oleh Presiden dikenal sebagi nama mentri Pendidikan.Berkat jasa-jasanya
ia kemudian di anugrahi Dokter kehormatan dari Universitas Ghajah Mada .
Selain itu ia juga di anugrahi gelar
sengai bapak Pendidikan Nasional juga sebagi Pahlawan Nasional oleh Presiden
Soekarno ketika itu atas jasa-jasanya dalam merintis pendidikan bangsa Indonesia selain itu
pemerintah juga menetapkan tanggal kelahiran beliau yakni 2 Mei di peringati
setiap tahun sebagai hari pendidikan Nasional.
Ki
Hajar Dewantara meninggal dunia pada taanggal 26 April 1959 dan dimakamkan di Wijaya Brat,Yogyakarta.Nama Ki
Hajar Dewantar juga di abadikan sebagai nama kapal perang Indonesia KRI Ki
Hajar Dewantara.Semboyan dalam pendidikan yang beliau pakai adalah “Tutwuri
handayani”.Semboyan ini tetap dipakai sampai sekarang.
Komentar
Posting Komentar